20 April 2012

Kebun Gridea, kebun yang berkelanjutan


Griya Depok Asri adalah salah satu perumahan kategori 'real estate' di wilayah Depok 2 yang usianya sudah lebih dari 20 tahun, dan pengelolaan lingkungan nya dilakukan swadaya warga karena sudah lama ditinggal pengembangnya.

Masalah lingkungannya komplit di sini, banjir yang makin tahun semakin parah di beberapa tempat mengakibatkan jalan boulevard semakin rusak, tempat pembuangan sampah sementara di tengah perumahan yang sering tumpah berceceran karena menjadi tempat buang sampah warga sekitar perumahan GDA juga menyebabkan 'real estate' ini terlihat menjadi semakin kumuh.

Salah satu lahan kumuh ini ada di wilayah RT saya. Fasilitas umum dengan luas sekitar 400m2 yang seharusnya menjadi sebuah ruang publik, sudah bertahun-tahun beralih fungsi menjadi tempat pembuangan dan pembakaran sampah di antara tumbuhnya pepohonan yang tidak terawat. Dan mungkin karena ini perumahan kelas menengah, sampahnya juga keren2, ada sofa dan kasur juga yang dibuang di sana...:((

Tahun 2011, upaya penyelamatan lahan akhirnya dilakukan atas inisiatif ketua RT yg kebetulan adalah suami saya. Dengan memohon ijin dan dukungan ketua RW, lahan dibuka dan dibersihkan. Kondisinya sudah rusak parah. Sampah plastik, kaca dan puing yang sudah tertimbun bertahun-tahun menyebabkan lahan harus berulangkali dibongkar.

setelah 3x dibersihkan

Langkah selanjutnya adalah mencari ide akan dimanfaatkan menjadi apa lahan tsb, supaya tidak kembali menjadi terbengkalai.

Adalah seorang Ridwan Kamil dengan gerakan Indonesia Berkebun nya yang sangat menginspirasi kami dengan ide-idenya yang kreatif. Kreatifitas menciptakan lahan2 tidak terpakai di perkotaan menjadi ruang publik dengan kegiatan yang mendidik dengan cara yang menyenangkan menjadi sesuatu yang menarik untuk diterapkan di sini.

Kebun+ milik Bandung Berkebun, dan kegiatannya sangat menginspirasi kami untuk membuat project kebun sejenis. Dan kebetulan juga komunitas Saka Wanabakti yang berada di bawah pembinaan Departemen Kehutanan ( Badan Lingkungan Hidup kalau di kota Depok ) membutuhkan sarana untuk latihan para anggotanya menjadi ahli kehutanan dan lingkungan hidup.

adik2 Saka Wanabakti

Kebun Gridea akhirnya didisain bersama2 Komunitas Warga Peduli Lingkungan RW24 dan Komunitas Saka Wanabakti menjadi kebun yang mempunyai konsep berkelanjutan. Harapannya, kebun ini akan menjadi pusat informasi dan areal uji coba semua yang berkaitan dengan pemecahan permasalahan lingkungan perkotaan.

disain Kebun Gridea

pak Apit, pengurus RW, disainer Kebun  
Masalah yang ditemui di lahan seperti ini adalah bagaimana cara menghilangkan sampah plastik, kaca, dan puing yang sangat banyak. Dan pak Apit mempunyai ide kreatif untuk mengumpulkannya menjadi jalan setapak. Ide yang keren !

sampah dipadatkan menjadi jalan setapak

Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, lahan bisa disiapkan untuk diaktivasi pada momen Hari Bumi tanggal 22 April 2012 dengan kegiatan menanam sayur oleh pekebun cilik.

Mohon doanya ya, semoga apa yang diupayakan menjadi kegiatan yang berkah. Kepedulian pada lingkungan adalah nilai penting yang harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak kita.

"My city is my responsibility" ~ Ridwan Kamil
Tidak perlu menunggu pemerintah, mulailah dari hal kecil yang bisa kita lakukan untuk kota kita tercinta..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...