26 August 2008

Marhaban Ya Ramadhan

Selamat Datang ya Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan..

Ya Allah..
Alhamdulillah atas karuniaMu dan izinMu mempertemukan kembali hamba dengan bulan nan suci, Ramadhan..

11 bulan sudah terlewati
banyak sudah kata diucapkan,
yang tak semua menyejukkan,

11 bulan sudah terlewati
banyak sudah laku yang dibuat,
yang tak semua menyenangkan,

11 bulan sudah terlewati
banyak sudah keluhan, kebencian, kebohongan
menjadi bagian dari diri,

saatnya membersihkan jiwa,
saatnya menikmati indahnya kemurahanNya
saatnya memahami makna pensucian diri

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

bersama kita leburkan kekhilafan,
semoga dengan puasa mempertemukan kita
dengan keagungan Lailatul Qadar
dan kita semua menjadi pilihanNya
untuk dikabulkanNya do'a - do'a kita
dan kembali menjadi fitrah

TAQABALLAHU MINNA WA MINKUM
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN


Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1429 H/ 2008M bisa diunduh di sini

11 August 2008

Pertukaran pelajar dan nasionalisme

Menjadi wakil dari sekolahnya untuk mengikuti berbagai macam kompetisi dan seleksi di tingkat kecamatan sampai nasional sudah sering dijalani mas Budi sejak SD dulu.

Dan beberapa waktu yl. dia jadi salah 1 dari 3 siswa yang terpilih menjadi duta bangsa dan berangkat untuk China - Asean Highschool Student Summer Program di China, dari tg. 24 Juli - 5 Agustus 2008.

Waahh, bener2 pengalaman yang mengesankan buat mas Budi. Ini pertamakalinya dia punya passport, melihat dunia yang berbeda dan bersahabat dengan teman2 dari berbagai negara ASEAN

Dari semua kompetisi dan seleksi yg pernah dia ikuti, memang yang paling berkesan buat dia adalah seleksi untuk Asean Student Exchange dan Sunburst Youth Camp yang diadakan oleh Depdiknas , soalnya....ngga perlu nilai rapot...

Meskipun materi seleksinya mencakup tes intelektualitas, tes kepribadian, tes kreativitas, kemampuan berbahasa inggris, ketrampilan seni tari dan vokal, tapi suasananya menyenangkan karena ngga seperti seleksi akademis.

Story behind the scene

Semester 2 yang lalu, mas Budi bener2 kehabisan tenaga karena harus mengikuti Lomba Siswa Berprestasi, menyelesaikan Sains Project untuk Olimpiade Internasional, juga Seleksi Olimpiade Sains Nasional di tingkat Propinsi.

Di tengah kesibukan persiapan untuk Olimpiade dan final test sekolah itulah, mas Budi juga dikirim sekolahnya untuk ikut seleksi pertukaran pelajar ASEAN yang dilaksanakan selama 3 hari...

Ada nuansa yang berbeda yg dirasakan dengan kompetisi atau seleksi2 yang lain.
Dalam lomba siswa berprestasi misalnya, selain harus berprestasi di akademis, siswa juga diharuskan untuk menyiapkan 1 project ( yang biasanya mendadak dalam hitungan hari ), harus juga bisa menyanyi lagu wajib dan lagu daerahnya, menari dan memainkan alat musik...
Wait a second...menari ?? anak cowok ?? gpp juga sebenernya, tapi no wonder yg jadi siswa berprestasi 99% perempuan, karena seleksi putra dan putri disatukan.

Yang memprihatinkan, ngga ada apresiasi sama sekali dari jurinya ( yg cuma 1 dan perempuan ) waktu mas Budi 'terpaksa' menampilkan Body Percussion ketika dia harus menari.

Bahkan dia disuruh berhenti di awal dan ditanya,"Tarian apa itu ? Tarian kan harus ada ceritanya.." yang dijawab Budi,"Ada ceritanya, bu. Ibu kan belum kasih kesempatan saya untuk menyelesaikannya."

Tapi tidak, ibu juri tidak berkenan melihat body percussion nya diselesaikan...

Situasi yang bertolak belakang dengan seleksi pertukaran pelajar ASEAN waktu Budi menampilkan Body Percussion yang sama. Waktu itu, dia bahkan sempat diminta utk perform di malam penutupannya.

China - Asean Highschool Student Summer Program

Opening Ceremony
Pertamakali diadakan pada tahun ini untuk Asean Student.
This program aims at further carrying out the policy of Joint Declaration of the People's Republic of China and Asean Nations, promoting the social and cultural contacts with each other, revitalizing the communications on science, environtment, education, culture and the personnel, enhancing the cooperation mechanism and deepening mutual understanding and friendship between the peoples, and strenghthening the regional cohesion and competitiveness....
Di sana, mereka mengunjungi Guiyang , Harbin, Miao Village dan Beijing.
Mengunjungi beberapa highschool setempat, memberi presentasi tentang Indonesia dan tentu saja mengunjungi Forbidden City, Tian'anmens Square, Hutongs, Science and Technology Museum, Great Wall, Polarland, Sun Island, dan Huanggoshu Waterfall...

Dan pulang membawa oleh2 cerita seru dan 5,4 GB foto , pas ketika Pembukaan Olimpiade akan dibuka di Beijing


Tarian tradisional China di Miao Village
Pengalaman yang berkesan, juga menambah rasa cinta tanah air, karena dengan mempresentasikan Indonesia, Budi semakin menyadari bahwa Indonesia sebenarnya adalah negara yang sangat kaya akan budaya, kaya akan sumber daya alam, dan sangat indah..

"Dongeng itu adalah cerita basi...bangkitlah...merdekalah Indonesia !"

04 August 2008

Lubang Biopori di RT ku

Beberapa bulan lalu, saya menulis tentang belajar membuat Lubang Resapan Biopori sesudah saya dan beberapa teman datang ke IPB menemui pak Kamir, dan pulang berbekal 4 alat pengebor lubang biopori.

Sesuai janji saya, saya akan menulis liputannya kalau sudah tersosialisasi di lingkungan saya..

Alhamdulillah, sesudah beberapa bulan, pengetahuan tentang LRB ini sudah mulai tersosialisasi di lingkungan perumahan saya. Awalnya, beberapa ibu bersama2 membuat lubang di halaman rumahnya, dan di depan rumahnya. Saya sendiri baru sempat membuat 1 lubang karena alat nya jalan2 terus bergiliran dipinjam teman2...hehehe...

Kami sempat menemui beberapa 'masalah' yang sempat membuat kapok karena ada yang lubangnya berbau, ada yang lubangnya berbelatung, dsb. Tapi akhirnya berhasil diatasi sesudah bertanya dan berdiskusi..

Sesudah LRB ini berfungsi dan ternyata sama sekali tidak sulit membuat dan 'merawat'nya, dan memang benar sangat bermanfaat karena kami bisa membuang sampah organik dengan mudah, tanah di sekelilingnya juga menjadi lembab dan subur, kami mulai mensosialisasikannya di acara arisan ibu2 RT dibantu mas Adit, mahasiswa nya Pak Kamir yang memberi presentasi.

Alhamdulillah, ternyata banyak yang tertarik untuk membuatnya, bukan karena di daerah kami sering kebanjiran, tapi LRB ini dapat menjadi solusi dalam membuang sampah organik rumah tangga.

Akhirnya hari Minggu yang lalu, ibu2 bekerjabakti melubangi lingkungan RT..

Ini beberapa catatan hasil pengamatan ibu-ibu...
  • jangan meneruskan membuat lubang jika tanahnya berair, sampah organik yg dimasukkan akan mengeluarkan bau karena tidak dapat diproses oleh mikroorganisme dalam tanah
  • ketika tanah yg dilubangi menjadi keras, coba diberi air, kemudian ditinggal dulu. Sesudah beberapa saat, biasanya tanahnya akan menjadi lebih mudah dilubangi.
  • ibu2 di sini menutup lubang nya dengan pot ukuran kecil yang dilubangi bagian bawahnya untuk mempertahankan bentuk mulut lubang bioporinya. Harus cukup besar lubang potnya, karena lubang biopori bisa berbelatung kalau terlalu tertutup.
  • kalau musim kemarau, lubang sebaiknya disirami untuk mempercepat proses pengomposan.
  • LRB ternyata bisa juga digunakan untuk mengatasi selokan yang mampet dengan cara membuatnya di dasar selokan itu.
Mau tau lebih jelas tentang Lubang Resapan Biopori, mampir ke sini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...