29 January 2008

Belajar piano yang menyenangkan

Belajar apapun juga harusnya menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan.
Apalagi belajar musik.. menari, bernyanyi, bertepuk tangan, memukul-mukul alat perkusi, dan membunyikan alat musik adalah kegiatan yang menyenangkan.

Begitu juga dengan belajar bermain piano…

Gimana sih proses belajar main piano yang menyenangkan itu ?

Pertama, harus menguasai rhythm dulu !

Iya, ngga mungkin bisa memainkan alat musik kalau belum bisa ‘nge-rhythm’
Kalau anak-anak kecil, rhythm feel nya bisa dilatih dengan sering mendengarkan segala macam musik…biasanya anak-anak akan langsung bergoyang kalau denger musik..
Ngga percaya ? coba aja…
Trus kalau udah goyang, ditambah lagi dengan tepuk tangan. Wah, pasti menyenangkan !

Rhythm feel ini penting banget karena itulah basic dari bermusik.
Jadi kalau ortu punya anak yang masih bayi atau masih kecil banget, ngga usah buru2 mau dilesin piano. Yang penting bentuk dulu ‘rhythm feel’ nya. Ok ?
Tapi kalau deket rumah ada sekolah musik yang punya program untuk kelas musik anak boleh juga lihat-lihat ke sana..

Kedua, belajar memainkan instrument piano

Kalau anak-anak udah gedean, umurnya udah 5 tahun atau lebih, baru deh kirim anak-anak untuk les piano.

Di Indonesia, selain di sekolah musik Yamaha yang punya buku dan mungkin metode sendiri, memang ada banyak metode belajar piano, yang kebanyakan memang diimpor dari luar.

Jaman dulu orang belajar main piano pakai buku Kindervriend atau Beyer.

Kemudian ada generasi John Thompson dan Leila Fletcher yang sudah lebih terstruktur daripada Kindervriend dan Beyer.

Nah, kalau sekarang ini, ada 5 metode yang popular dipakai di seluruh dunia :
1. Alfred’s Basic Piano Library
2. Bastien Piano Basics
3. The Music Tree
4. Piano Adventures
5. Hal Leonard Student Piano Library

Biasanya di setiap metode ini sudah termasuk di dalamnya Lesson, Theory, Ear Training, Technic dan buku2 Repertoire dengan segala jenis aliran musik seperti pop, klasik, sampai jazz dari mulai awal belajar piano bahkan komplit dengan CD nya.
Pada beberapa music method dipikirkan juga kalau ada orang yang mau belajar piano dari usia dewasa, seperti Alfred' Basic Adult

Semua metode punya pendekatan yang berbeda dalam mengenalkan not balok dan menerjemahkannya ke dalam permainan piano. Dan jelas masing-masing metode juga punya kelemahan dan kelebihan. Ngga dibahas disini karena bisa panjang ceritanya..

Tapi sebenernya ada satu hal penting yang perlu tetap dijaga, yaitu harus tetap FUN !!

Ketiga, practice makes perfect !
Memang kenapa sih harus latihan ? .....coba jawab sendiri dulu deh
Ini penting juga diketahui kalau mau sukses belajar piano.

Selama 10 tahun mengajar piano, saya mengamati banyak hal yang menyebabkan anak-anak tidak latihan piano :

1. Tidak punya piano di rumah :
Kalau ngga punya piano ya jelas ngga bisa latihan di rumah. Mungkin bisa sih latihan ke rumah teman atau ke sekolah musiknya, cuma biasanya ngga jalan deh.

2. Tidak didukung orangtua :
Memang banyak juga orangtua yang karena kesibukan atau ketidakmengertian ngga sempat memantau perkembangan anaknya yang masih kecil belajar piano. Coba diusahakan untuk menemani anaknya latihan. Kalau memang ngga ngerti piano jangan lepas tangan juga, coba liat di buku catatannya apa aja yang ditugaskan gurunya untuk dilatih atau mungkin ada PR teori yang harus dikerjakan di rumah.

3. Banyak PR dan tugas dari sekolah :
No comment..hehe..

4. Banyak les tambahan :
Anak sekarang memang hari-harinya penuh les. Pulang sekolah udah sore, masih les bahasa inggris, kumon, aritmatika..dll..

5. Ngga suka sama materi yang dikasih gurunya :
Kasus nyata : anak saya sendiri, belajar piano sejak kelas 2 SD, ngambek ngga mau nerusin belajar waktu kelas 5 SD karena harus latihan Beyer !!
Sekarang udah SMA ternyata masih tertarik untuk bisa main piano, dan nyesel banget dulu berhenti belajar piano

6. Memang ngga suka


Ya, kalau memang ngga suka, jangan dipaksa. Mungkin anaknya lebih suka menggambar ? atau yang lain ?

FUN ! adalah kata kunci yang penting dalam belajar apa saja, termasuk juga dalam belajar piano. Jangan sampai anak dipaksa padahal ngga suka sama sekali main piano.

Tapi hati-hati, perlu diperhatikan juga kalau ada anak yang tadinya semangat belajar piano, tapi kok tiba-tiba jadi mandeg. Tanya ken-apa...

23 January 2008

Game online

Asli..udah lama ngga gaul...
Posting juga crossposting aja sama MP
Jadi seneng banget waktu dapat award dari Retno yang jago masak dari Jerman..



thanks so much ya, bu..

Lagi pengen ngomongin soal remaja nih..

Jadi anak remaja sekarang memang banyak 'tantangannya'.
Stasiun TV ada banyak banget pilihannya...cuma isinya kok sinetron, cinlok, playboy kabel, mistik, dan infotainment..
Trus, kalau dulu ada banyak 'stasiun' PlayStation' a.k.a PS sekarang banyak warnet jadi stasiun game online.
Dikasih duit jajan abis dipake maen game online..
Lah, sejam main di warnet aja cuma 1500 perak kalau udah jadi member...
Bisa-bisa sampai bolos sekolah kalau udah keasyikan main game online.

Jadi, berguna ngga sih sebenernya main game online itu ?
( lagi ngeliat sisi positif dan negatifnya nih..)

17 January 2008

Kebun Karinda

Kebersihan dan keindahan lingkungan pemukiman merupakan dambaan penghuninya.
Suasana yang teduh dan asri memberi rasa nyaman karena udara lebih segar.
Lingkungan yang bersih menjadikan penduduk tidak mudah terserang penyakit.
Hal ini dapat terwujud dengan kepedulian dan partisipasi warga.
Bumi Karang Indah ( Karinda ) adalah kompleks perumahan di Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan.
Jika anda masuk kompleks Karinda, akan terpesona oleh keindahan bunga Canna yang bermekaran sepanjang jalan kembar.

Apa rahasianya ?

Di kompleks ini ada sebuah lahan seluas kurang lebih 300 m2, yang dimanfaatkan sebagai kebun pembibitan dan pengomposan. Tanaman Canna itu tumbuh subur dan rajin berbunga karena dipupuk dengan kompos hasil produksi Kebun Karinda.



Ada apa di Kebun Karinda ?

  • pembibitan tanaman pelindung, tanaman hias dan tanaman obat
  • penyuluhan tentang menanam dan merawat tanaman
  • pembuatan kompos dengan berbagai model
  • penyuluhan dan pelatihan pembutan kompos
  • pemanfaatan tanaman obat


Apa manfaat Kebun Karinda ?

  • sarana percontohan, penyuluhan dan pelatihan pembibitan dan pengomposan


  • mengantisipasi berlakunya Undang-undang tentang Pengelolaan Sampah
  • mendorong masyarakat untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap penghijauan, kebersihan dan keindahan lingkungan
  • sarana pendidikan bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak usia dini
  • mendorong pemanfaatan tanaman obat untuk menjaga kebugarn, mengobati gejala2 penyakit sehingga dapat mengurangi biaya pengobatan
  • memberikan lapangan kerja dan tambahan penghasilan bagi tenaga kerja yang terlibat, di antaranya petugas kebersihan Karinda
  • penyuluhan untuk kelompok minimum 10 orang, maksimum 40 orang, jadwal berdasarkan perjanjian

Apa manfaat pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi kompos ?

  • mengurangi volume sampah rumah tangga sehingga yang keluar rumah tinggl 30-40 % saja
  • membantu pemerintah DKI mengatasi masalah persampahan dengan memilah sampah dan mengelola di sumbernya, yaitu di setiap rumahtangga
  • sampah yang dibuang di TPS, TPA, atau di sungai dapat mengakibatkan pencemaran di daratan dan perairan, penyakit, banjir
  • sampah yang dibakar akan memindahkan zat pencemar ke udara. Dengan dibuat kompos, menjadi barang yang bernilai ekonomis, memberi lapangan kerja dan tambahan penghasilan.
  • kompos memperbaiki struktur tanah sehingga membuat tanaman tumbuh lebih subur. Kompos dapat diberikan kapan saja dan berapa saja jumlahnya tanpa khawatir akan merusak tanaman
  • merubah sampah menjadi kompos, mengembalikannya ke bumi dalam bentuk pupuk yang menyuburkan tanaman berarti IBADAH, melaksanakan amanah Allah memelihara bumi !

Tulisan diambil dari brosur Kebun Karinda, berdasarkan request banyak orang
Blognya Bu Niniek Djamaludin : http://djamaludinsuryo.multiply.com/
Pelatihan diadakan setiap hari Selasa dan Sabtu pagi...( cmiiw ya bu Niniek..)
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kirim personal message ya kalau perlu alamatnya...

03 January 2008

Survival Kota Penggalang PGDA

Awal liburan kemarin, dari tg.23 -25 Desember 2007, adik-adik penggalang PGDA ( Pramuka Griya Depok Asri ) ikut kegiatan camping "Survival kota" a.k.a "Latihan Dasar Kepemimpinan" di Bandung.

Kayak apa tuh kegiatannya ?
Yang jelas serruuu abizz !!

Perjalanan dengan bis umum, petualangan misteri mencari seseorang di Taman Ganesha, petualangan di warnet, menjelajah ke pemukiman padat penduduk yang penuh sampah , mewawancarai warga mengenai sampah, membuat cinderamata dari sampah, mencari tahu hewan-hewan yang dilindungi, berjalan kaki di tengah alam yang masih gelap...
cuma sebagian kecil dari kisah petualangan yang mengesankan mereka...

Ini dia kesan-kesan mereka..
Yang ditulis di Forum Tunas Kelapa's Lounge

"Acaranya seru abis dari awal sampai akhir yang ga ikut bakalan nyesel. Apalagi di
tambah dengan ka rangga dan kawan-kawan acaranya makin seru deh...........
semoga dengan acara ini di buat pramuka Indonesia makin maju. Amin"
( Insani – 13 th )
"waktu kita pengen ke tempat kemah, rizky itu udah tau rumahnya jadi kita waktu itu lewat jalan pintas yang biasanya rizky lewatin lewat kantor apa gitu yang di deket situ terus kita di suruh jalan sampai ujung kantor dan ternyata eh ternyata dengan keadaan lelah pagernya di gembok jadi kita ga bisa lewat situ udah capek harus balik lagi terus saat ingin keluar dari kantor ada gedung yang memperkecil jalan tapi karna ga ada tangganya dan da sampingnya ada pager eh jadinya riyan sama andre lompatin pager penghalang terus merosot pake pipa palaron ke bawah. eh............... ternyata dari andre dan riyan lompat satpamnya ngeliatin eh semiuanya kabur tinggal ka putri, tania sama farah di introgasi satpamnya untungnya satpamnya baik jadi ga di apa apain cuman di kasih tau tapi matanya si udah melotot ."
( Insani – 13 th )
"Acaranya waktu LDK seru bangetss! Tapi yang paling seru kataku sih yang mau ke goa belanda dan jepang. Bayangin! Kita jam 04.15 nyampe disana (kebayang dong gimana gelapnya), harus melewati tanah dan batu yang semuanya licin, dan dinginnya itu loh. Brrr! tapi,disana kan aku diajarin sama kak putri kalo lagi susah kayak gini mesti baca "Subhanallah Walhamdulillah Walla illahaillalah Huwallahu Akbar". Aku baca itu terus. Pas aku lagi berhenti (kan capek) nggak tau siapa yang gerakin, kaki aku gerak sendiri! Subhanallah! Tapi, pas disuruh berhenti kan yang lain mungkin bilang 'hore' atau 'yes', tapi kakiku malah pegel, pengennya jalan terus.

Kira-kira itu yang menurut aku paling seru, tapi secara keseluruhan semuanya acaranya keren2. Aku jadi tau nama-nama latin binatang (walaupun nggak hapal tapi kan jadi tau).
Aku juga ngerasain betapa enaknya naik MGI apalagi bareng temen-temen, jadi aku mau bilang : MAKASIH KEPADA SEMUA ORANG YANG MEMBANTU MENSUKSESKAN ACARA INI!!!!"
( Tania – 10 th )
"Tadinya tuh aku mau gak ikutan soalnya aku mau ikutan jambore anti narkoba (dari pramuka sekolah) yang diadakan tanggal 23 Desember 2007. Yang ikutan anak pramuka sama anak OSIS. Tapi, ada kabar kalo anak pramuka yang ikutan jambore bakal jadi "babu" (maksudnya yang disuruh-suruh, misal suruh diriin tenda, masak buat anak2 dan pembina, dll) disana. Jadi temen2 pramuka yang deket sama aku pada gak mau ikut. Alesannya gak boleh sama orang tua. Aku jadi gak berminat, alhasil aku ikutan LDK PGDA.

Yang menurutku paling berkesan dari LDK itu adalah:

1. Belanja untuk makan malam, terutama mencari sosis, yang ketemunya di rumah supplier nya. Yang paling tidak menyerah untuk mencari sosis adalah Insan. Kalo gak ada dia, kita gak bakal makan nasi goreng pake sosis, deh!!

2. Wide Game nya amat sangat seru!! kelompokku nyasar ke pos tiga dan ditanya," Mau ulang ke pos satu, apa gagal aja?" Tadinya sih maunya gagal aja, abis ngerasa capeeek banget. Tapi karena kita gak pengen di hina-hina, kita lanjut aja! Tapi pas jalan lagi, rasanya gak terlalu capek lagi, tuh!

3. Pas lagi jurid malem (Subuh kali, yee) Itu juga seru banget. Kita berangkat jam 03.35 pagi!! Kita masih pada teler semua. Terus kita sholat subuh disana. Bbrrrr... udara dan air disana dinginnya bukan main!! Setelah sholat subuh, kita jalan menuju Goa Belanda. Jalannya dipenuhi batu2 dan tanah yang licin, udah gitu sendalku licin banget. Uhh... aku sungguh sial pake sendal itu. Aku jalan bareng Tania dan Kak Putri di belakang. Aku udah ngeluh aja karena aku gak tahan sama sendalku yang licin itu. Tapi, lama kelamaan aku semangat lagi dan berjalan cepat (namun tetap berhati-hati) menuju ke barisan paling depan. Akhirnya aku, Tania, dan kak Putri memimpin, deh! Kita juga duluan nyampe di Goa Belandanya. Tapi gak cuman kita bertiga aja yang duluan, ada Raka, Andre, dan Ardhi (Kalo gak salah, ya!!) yang duluan nyampe. .

Pulang dari Maribaya, kita semua sarapan bubur ayam dulu disebuah restoran (Lupa namanya). Kita kira bakal sempet untuk mandi dulu, tapi karena travelnya udah nyampe, jadi udah gak bakal sempet mandi dulu, deh (Ugh... Bauknya bukan main!!)

Setelah pulang dari sarapan, kita langsung beres2 dan pamitan sama eyang, trus penyerahan topi emas, dan topi emas tersebut didapatkan oleh Insan. Yah... itu sih udah pasti Insan yang dapet! Oya lupa, kita juga bilang "Terima kasih" sama Kak Rangga. Trus, kita pulang, deh! Sebelum itu, kita mampir ketempat oleh2 untuk beli oleh2 buat keluarga atau dimakan sendiri. Setelah itu, langsung kita pulang hingga sampai tujuan... Itu aja pengalamanku.

Semoga makin banyak lagi pengalaman yang akan aku terima di lain hari. Daaaag! "
( Farah – 13 th )
"Semoga perkembangan selanjutnya dapat meng"enjoy"kan semua member yg telah terdaftar di TKL. ( TKL = Tunas Kelapa’s Lounge http://www.pramuka.forumotion.com/ ) aku sebagai penggalang PGDA mengucapkan Terima Kasih atas semua yg diberi kakak2 PGDA GoodBye........................HAHA........."
( Andre – 13 th )

Seru kann..
PGDA kreatif..PGDA innovatif...
Ru seru seru..ru seru seru..ru seru seru..Ru !! PGDA SERRU!!

Tengok foto-fotonya disini deh :
http://pramukakita.multiply.com/photos/album/16/Latihan_Dasar_Kepemimpinan_23-25_Des_2007
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...