18 February 2012

Pembentukan Karakter Bangsa

"Pramuka membentuk pribadi dan karakter bangsa. Saya rasa itu penting ditanamkan sejak dini" 
begitu twit dari kak Dede Yusuf, ka Kwarda Jabar ketika ada yang menanyakan alasan mengapa blio nampak peduli dan begitu bersemangat dengan Pramuka dan kegiatannya.



Rasanya memang ada kecenderungan orangtua sekarang lebih fokus pada pendidikan akademis atau pengembangan individual anak. Bahkan para orangtua di kota besar seperti Jakarta bisa jadi merasa bangga kalau bisa menyekolahkan anak-anaknya di sekolah Internasional dan sehari-hari berbahasa Inggris di rumah dengan anak-anaknya.

Pendidikan karakter kebangsaan seakan-akan menjadi tidak penting, padahal bukankah kita hidup dan makan dari tanah Indonesia ?

Apakah benar pramuka bisa membangun karakter bangsa ?
Masih ingat lagu ini kan ?

kami pramuka indonesia,
manusia pancasila
satya ku kudarmakan
darma ku kubaktikan
agar jaya indonesia
indonesia tanah airku
kami jadi pandumu

lagu hymne pramuka, seringkali kita dengar kita nyanyikan sejak kita masih duduk dibangku sekolah dasar.

manusia pancasila

itulah dia katakunci untuk pembentukan karakter bangsa Indonesia.

ketika memulai kegiatan Pramuka Griya Depok Asri, kami sempat ditentang, karena ada beberapa warga yang tidak setuju kalau anak-anak dibentuk menjadi 'manusia pancasila'. Nah lho...

ada yang salahkah dengan Pancasila sebagai dasar negara kita Indonesia ? salahkan kalau anak-anak kita ber ke-Tuhan-an ? salahkah kalau anak-anak kita punya rasa kemanusiaan, adil, bijaksana, kompak, punya rasa sosial terhadap sesamanya ? entahlah kalau menurut anda, tapi menurut saya tidak salah justru sangat KeReN.

Sayangnya, coba saja disurvey, seberapa banyak anak atau bahkan orang dewasa masyarakat Indonesia yang masih hafal Pancasila ? dan seandainya hafal seberapa banyak kah yang mengerti dan mengamalkan isinya ? hmmm...

Dan dalam rangka melengkapi Syarat Kecakapan Umum adik2 penggalang, saya sempat mengajak mereka berdiskusi mengenai Pancasila

"Apa sih Pancasila itu ? "
jawabannya standar pelajaran PPKn...."Pancasila itu dasar negara Indonesia, kaak"...hehe...

Baiklah...marii kita liat video yang dibuat oleh teman2 dari Komuniaksi ini  yang menunjukkan betapa kerennya pribadi bangsa Indonesia sebenarnya. Mereka bisa menjelaskan apa itu Pancasila dan Garuda Pancasila sebagai dasar dan lambang negara Indonesia dengan cara yang sangat keren !


Menurut mereka Pancasila itu ibarat buku manual, pedoman bagi bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur.

Indonesia itu adalah negara yang sangat luas, terdiri dari beribu pulau dengan penduduk yang beragam adat istiadat, budaya dan kepercayaannya. Keberagaman ini adalah suatu kekayaan, suatu kekuatan, tetapi dibutuhkan suatu "unsur" perekat universal yang dapat mengikat yaitu unsur kepercayaan adanya Tuhan. Inilah yang menjadi dasar utama.

Kalau kita sepakat dan meyakini adanya Tuhan, maka kita akan menghormati keberagaman, karena keberagaman itu terjadi atas keinginan Tuhan. Walaupun kita beragam, namun pada dasarnya kita adalah sama yaitu MANUSIA. Dan ketika kita sudah mampu menghormati sesama manusia, maka kita menjadi manusia yang beradab.

Ketika kita sudah menjadi manusia-manusia yang beradab tidak lagi membeda-bedakan manusia, otomatis akan terciptalah persatuan. Dari persatuan ini akan tercipta kondisi yang akan melahirkan manusia-manusia yang bijak. Manusia yang bijak tentu saja akan berlaku adil terhadap siapa saja.

Bagaimana kondisi sekarang ?
Bakar2an tempat ibadah, tawuran dan kekerasan karena perbedaan suku, agama dan golongan masih saja terjadi.

Jadi untuk mencapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur, benahi dulu hal-hal yang mendasar tadi...

Setuju dengan kak Dede Yusuf ?

5 comments:

  1. setujuuuuuu... :D
    IMHO, anak sekarang yang memakai seragam pramuka pun belum tentu mendalami nilai2 pramuka.

    kegiatan pramuka yang menjadi ekstrakulikuler di sekolah, sayangnya banyak yang menjadi hanya tempelan yang di asuh oleh kakak2 yang dia sendiri tidak terlalu paham esensi dari pramuka :)
    setidaknya itu yang sempat saya temui dibeberapa sekolah dulu.. :D semoga sekarang sih nggak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya...memang bener spt itu kondisinya kebanyakan pramuka sekolah sekarang ini :((

      pramuka cuma seragamnya, tapi tidak dilatih untuk mengamalkan tri satya dan dasa darma.
      yg aku denger dari pramuka di sekolah juga, mereka lebih banyak latian teknik kepramukaan untuk mengumpulkan piala dari lomba pramuka daripada pemahaman values.

      Kalau naik kelas otomatis mrk dilantik naik tingkat. Padahal justru penguasaan Syarat Kecakapan itu yang membuat seorang anak menjadi anak yang hebat dan keren menurutku...

      Sayang yaaa....padahal Pramuka itu desain pendidikan untuk pembentukan karakter yang bagus banget sebenernya...

      Delete
    2. I think it is great to have kids learn how to play piano. From my own experience, it is a joy for a life time…not just for the kids who have learned how to play piano, but the people around. However, one important reminder is that you must be very careful about the kids eye-sight. My boy is near-sighted when he was 6 years. He started playing when he was 4 and spent lots of time. Reading piano music is quite tiring for young kids eyes. I suggest you provide adequate lighting when your kids are playing music. There are very good piano lamp or piano light you can find for both illumination and DECORATION purposes. You can see examples on www.conocopianolamps.com and www.conocolighting.com as an examples. There are also other brands. These two web sites have very good grand piano lamp as well.

      Delete
  2. Lagi-lagi terharu dengan posting Mba Lita tentang Pramuka masa ini.. Aku dan teman-teman juga akhirnya mundur dari melatih Pramuka di sekolah karena terbentur perbedaan visi antara kami dengan pihak sekolah..

    Beranjak ke yang positif.. Pramuka Griya Depok Asri boleh diperluas jaringannya ke Limo dong, Mba.. terutama Saka Wana Bakti dan Bakti Husada..

    Kapan aku dan Ibu bisa berkunjung ke sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk...yuk..senang sekali kalau bu Ratna, dan mb Indri bisa mampir kemari...kami tunggu ya...:)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...