29 April 2010

Kumkum yang menambah ilmu

Tulisan hari ke-2 ber- kumkum, sambungan dari hari ke-1

Hari Minggu pagi 18 April 2010, tepat jam 7 pagi, bel pintu di rumah saya berbunyi. Ternyata Tama & Dimas anggota Perindukan Siaga Pramuka Griya Depok Asri sudah siap rapi mengenakan seragam berdiri di depan pintu.

Ya, hari ini seluruh anggota PGDA dari tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak akan berangkat ber-Kumkum ke Museum Bank Mandiri, Kota Tua.

Semua bersemangat, tidak ada yang datang terlambat dan tidak ada yang lupa membawa bekal makan, minum sendiri. Meskipun sehari sebelumnya ada orangtua siaga yg mengusulkan untuk dikoordinir saja memesan makan siang di McD ( duh, kami berangkat ber-37 udah kebayang deh bakalan banyak sampah styrofoam & plastik nya kalau harus pesen makan di McD !! ) Jadi bunda punya kesempatan memberi pengertian bahwa membawa bekal sendiri tentu lebih menyehatkan ( sehat bergizi, sehat di kantong & sehat ngga nyampah...hehe..)



KRL yang selalu penuh, ngga kebagian duduk hampir sepanjang perjalanan ngga membuat adik2 siaga & penggalang ini mengeluh. Hafiz & Farras selalu bertanya "Ini stasiun apa, bunda ?" setiap kali KRL berhenti di stasiun, disambung pertanyaan "Berapa stasiun lagi, bunda ?" Wah, bunda juga belum hafal, jadi saya mengajak mereka menghitung sama2 jumlah stasiun yang mereka lewati sampai ke tujuan. Ada yang hafal berapa jumlahnya ?? ;-)

Lebih dari 1 jam perjalanan, akhirnya mendarat juga kami dengan selamat di Stasiun Kota, dan jam sudah menunjukkan pk 10 ! kita terlambat ! Saya berlari2 menuju aula besar di bagian belakang Musium, dan melapor pada pemberi materi workshop "Merancang Kota Lestari dari barang bekas". Komunitas ECU ( Education Care Unit ) menerima saya yang terengah-engah.."Boleeeh..boleh...berapa org yang mau ikut ? masih ada tempat kok" kata mereka dengan ramah.

Jadi sebagian dari pasukan PGDA yang duduk di kelas 3-6 SD langsung membentuk 2 kelompok diskusi. Masing2 kelompok didampingi oleh 3 mahasiswa dari UI.

Workshop Merancang Kota Lestari dari Barang Bekas

Pertama-tama mereka mendiskusikan kebutuhan dasar manusia, "Saya" dan apa saja kebutuhan hidup nya spt makan, pakaian, tempat tinggal, fasum, energi listrik, sumber air & limbah digambar menjadi spider web spt ini.



Setelah itu, mereka mulai membangun kota nya. Dengan melihat spider webnya, anak-anak membangun kotanya bersama2 dari kotak2 bekas susu, botol, dsb. dimana kebutuhan2 mereka dipenuhi dengan memanfaatkan apa yang ada, hanya membangun apa yang diperlukan, dan belajar memahami hubungan antar unsur-unsur lingkungan.


Wah, menyenangkan sekali, dan tentu saja anak-anak belajar banyak hal disini. Berdiskusi, berimajinasi, mengasah kreatifitas dan bekerjasama dengan teman2nya untuk membangun kota yang ramah lingkungan dan  nyaman untuk ditinggali. Terimakasih kakak-kakak dari ECU :)

sebagian kecil dari kota lestari di kumkum 
 

digabung menjadi kota lestari
 
Tanpa terasa, jam sudah menunjukkan pk.12 siang, di luar aula sudah sangat ramai dengan pengunjung kumkum.. Siaga yg masih duduk di kelas 1&2 sudah lelah juga diajak jalan2 oleh bunda Ita mengeksplorasi stand2 di bazar, sedangkan adik2 penggalang mendapat tugas mewawancarai beberapa stand dan mencari info sejarah tentang bank yang ada di Museum Bank Mandiri yang nanti harus dipresentasikan di latihan berikutnya.
Workshop Membuat Jam Matahari

Jam 1 siang, semua ikut belajar membuat jam matahari dipandu teman2 dari Himpunan Astronomi Amatir Jakarta dari kertas yang digunting & ditempel. Meski cukup sulit untuk anak2 siaga yg masih duduk di SD kelas 1-2, tapi Hafiz & Nisa tetap semangat menyelesaikannya. Sesudah selesai, di tengah teriknya matahari jam 3 sore, kami semua ke taman untuk ngetest...ternyata jam yg belum dikerjakan dengan rapi meleset 1/2 jam....ngga apa-apa masih bisa bikin lagi yang rapi di rumah, jamnya bisa didownload di web nya HAAJ....:)


Selesai sudah kami ber-Kumkum. Sebuah kegiatan yang menarik dan sangat bermanfaat bagi kami semua.
Dengan hanya mengeluarkan biaya sedikit, karena semua membawa bekal makan & minum sendiri, naik public transportation, dan mengikuti free workshop, kami mendapat banyaaak inspirasi dan wawasan tentang gaya hidup hijau.

Ya, kegiatan unik ini benar-benar sesuai dengan namanya..
"Kumkum untuk berbagi & berbuat"
Selamat & salut untuk panitya !.

Lebih banyak foto ada di sini

2 comments:

  1. wah.. sangat kreatif ade2 saya ini. Bunda aku pengen bgt deh ngajar anak2 sd terutama yg gak mampu. bunda ada saran???

    ReplyDelete
  2. manchoenk : wah.. sangat kreatif ade2 saya ini. Bunda aku pengen bgt deh ngajar anak2 sd terutama yg gak mampu. bunda ada saran???

    wah, keren...just do it ;-)
    nanti aku kabarin deh kalau ada temen2 yg pny kegiatan spt itu. tks dah mampir ya, manchoenk

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...