13 January 2012

[Jurnal Haji] Pemeriksaan Kesehatan

Imunisasi meningitis adalah syarat untuk pergi berhaji, dan syarat untuk bisa disuntik Imunisasi Meningitis sebelum berangkat ke tanah suci adalah sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Ini adalah cerita fatal error yang mudah2an tidak terjadi pada teman2 yang akan berangkat ke tanah suci.

Karena ada misinformation dan berfikir pemeriksaan kesehatannya nanti aja deh sesudah ramadhan, kami baru ke puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hari Kamis, 3 hari sebelum jadwal imunisasi hari Minggu, 11 September 2011

Ternyata itu adalah pemikiran yang salah banget, karena yang dilakukan adalah pemeriksaan darah, urine, paru2 dan jantung di laboratorium yang mengharuskan kita untuk berpuasa dulu selama 8 jam, dengan kondisi tubuh yang sebaiknya dalam keadaan segar tidak habis beraktifitas.

Saya mulai panik waktu petugas di laboratorium rujukan dari dokter puskesmas mengatakan bahwa hasil pemeriksaan lab nya baru bisa diambil hari Senin dengan alasan harus dibaca oleh dokter lab dulu, padahal jadwal imunisasinya hari Minggu nya !  Waaaaa....ya terlambat dong...*tepokjidat...gimana ini ??

Terpaksa kami mencari lab rumahsakit yang hasilnya bisa selesai di hari yang sama.
Akhirnya kami memutuskan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan esok harinya masing2 di rumahsakit yang berbeda. Saya di RS Hermina Depok, dan suami saya di RS Fatmawati yang dekat dengan tempat kerjanya.

hari Jumat..
Alhamdulillah pemeriksaan kesehatan di lab berjalan lancar, semuanya selesai hari itu juga. Cuma karena selesainya sudah sore, saya baru bisa menyerahkan hasilnya kembali ke puskesmas hari Sabtunya, sehari sebelum jadwal imunisasi.
Bener2 mepet ! :(

hari Sabtu..
Dokter Irwan yang bertugas di puskesmas hari itu menyatakan bahwa kami berdua alhamdulillah dalam keadaan sehat, hanya saja suami saya tekanan darahnya agak rendah mungkin karena kurang tidur ya semalam baru pulang dari kantor jam 2 pagi. Jadi blio berpesan supaya malam ini harus cukup istirahat supaya besok tubuh dalam keadaan fit untuk bisa diimunisasi.

hari Minggu..
jam 7 pagi ketika kami sampai di puskesmas, no antrian sudah 150-an padahal imunisasi baru dimulai jam 8 pagi ( ternyata calon haji dengan no urut 1 itu datang mengambil nomor sesudah shalat subuh, lalu pulang lagi dulu ). well, ini salah satu ujian untuk melatih kesabaran...( kelak memang antri mengantri menjadi 'santapan' kami sehari-hari :)

Sesudah sekitar 2 jam menunggu, akhirnya nomor kami dipanggil. Tapiii..."bapak ibu belum bisa disuntik sekarang karena buku hijau nya belum ada"...#plak.....fatal error..!!

Cuma jadi ngga terlalu panik juga sih karena ternyata ada spare waktu selama seminggu untuk mereka2 yang berkasus, misalnya tekanan darahnya tinggi, rendah, dll. Syukurlah...meskipun hati ini sudah kebatkebit terancam nggak jadi berangkat..

Hari sabtu berikutnya, pagi pagiii banget kami ke puskesmas lagi. Hanya dalam beberapa menit suamiku selesai diimunisasi meningitis di lengan kiri, sekaligus imunisasi influenza di lengan kanan ( yang ini dengan tambahan biaya )

Saya sendiri, karena mengaku pernah allergi dengan antibiotik, dokter menyuruh saya untuk melakukan test dulu. Kalau ternyata saya allergi, saya harus melakukan imunisasi di RSCM Jakarta.

Baiklaaah...apalagi saya dengar cerita tetangga saya yg minggu lalu lengannya bengkak parah sesudah diimunisasi meningitis.

Sesudah menunggu 15 menit, waktu dokter melihat hasil testnya merah melebar di sekitar titik suntikan, blio menyatakan bahwa saya allergi. Tapi untungnya suami saya itu orangnya ngga langsung percayaan, menurut suami, itu jadi keliatan seperti melebar karena warna kulit saya yang putih...;-)

suami : kalau ditunggu 15 menit lagi kira2 bakal tambah lebar ngga dok ?
dokter : iya


jadi...kami menunggu 30 menit lagi..
sesudah 30 menit, kami menghadap dokter lagi..

dokter : wah, ini negatif ya ternyata...tapi coba tanya second opinion deh sama dokter irwan
dokter irwan : negatif !


Syukur alhamdulillah, jadi saya ngga perlu jauh2 ke RSCM untuk imunisasi !! :)
Imunisasi meningitis saya selesai hari itu, tapi imunisasi influensa saya baru bisa dilakukan beberapa hari kemudian...saya jadi berangkaattt !!

7 comments:

  1. horeeeeee! ditunggu ya kak, cerita dan foto-foto selama berada di Tanah Suci :D

    hmm...pergi ke belahan bumi yang berbeda aturannya banyak yah...saya baru denger loh penjabaran detail tentang imunisasi untuk pergi Haji dari Kak Lita. ternyata ada sejumlah jenis imunisasi yang wajib dan penting untuk dilakukan... serem juga yah sampai ada resiko meningitis segala...hiiiii

    ReplyDelete
  2. Wahhh terimakasih atas informasinya ibu...

    bisa jadi pengalaman buat nanti kalo dikasih kesempatan untuk merkunjung ke baitulllah. Amin

    Senang deh bisa kenal ibu.. Salam dari nita deblogger ya bu

    ReplyDelete
  3. Wah kak Lita mau naik haji ya? Alhamdulillah. Moga lancar dan sehat selalu ya, amien :)

    ReplyDelete
  4. Lomar iya, karena disana berkumpul jutaan orang dari segala penjuru dunia, jadi tentu aja banyak virus...:) kegiatan ibadahnya juga memerlukan fisik yang fit dan kuat...

    sip deh, insya allah nanti saya share cerita dan foto2 perjalanannya...tks ya..:)

    ReplyDelete
  5. Nita haiii...trimakasih juga sudah berkunjung ya..senang deh kenal dengan Nita...;)

    ikut mengaminkan doanya...

    ReplyDelete
  6. Iman hihi...ini jurnal dipost nya sesudah daku pulang kakaaa....

    ReplyDelete
  7. ...

    Mba Lita ijin baca artikel dan numpang komen ya...
    good artikel, inspiratif dan memberikan banyak masukan.

    terima kasih.


    thanks .
    admin
    Home Appliances and Home Improvement

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...