18 January 2012

[Jurnal Haji] Perlengkapan berhaji wanita

Salah satu persiapan yang dilakukan sebelum berangkat adalah tentu saja menyiapkan perlengkapannya. List perlengkapan sudah diberikan oleh pembimbing sebulan sebelumnya. Tapi karena saya belum pernah menjejakkan kaki di tanah Arab, jadi ngga terbayang sama sekali di benak saya, apa saja yang harus saya bawa untuk bekal pergi berhaji. 40 hari itu lama...berapa banyak pakaian, makanan, uang riyal, seperti apa pakaian dan sepatu yang harus dibawa ?

Saya mencoba browsing di internet dan mengajak teman untuk berbelanja kebutuhan yang kira2 diperlukan di sana. Tapi ya ternyata memang setiap orang kebutuhan nya bisa jadi ngga sama. Yang biasa kemping dan yang engga biasa kemping akan berbeda pakaian dan perlengkapan yang akan dibawa...:)

oOo

Berikut adalah perlengkapan berhaji untuk wanita yang terpakai selama berhaji bulan November sampai Desember 2011 dengan kondisi berhaji reguler, makan catering 3x sehari, dan cuaca panas kering di Mekkah, dan Armina ( Arofah, Muzdalifah, Mina ) dan udara yang masih cukup dingin di Madinah.

Pakaian

Berapa banyak pakaian yang dibawa memang tergantung kebutuhan dan kebiasaan kita.
Jangan lupa  mempelajari keadaan cuaca dan kegiatan di Mekkah dan Madinah.

Saya sendiri merasa cukup hanya membawa :
- 5 helai gamis atau longdress muslimah yang ringan, cepat kering dan tidak perlu disetrika.
Misalnya gamis dari bahan kaos yang adem/ dingin. Kalau bisa sih yang berkantong untuk mengantongi jam tangan atau kaos kaki ketika berwudhu. Meskipun pakaian untuk thowaf tidak perlu khusus berwarna putih tapi sebagian besar gamis/ abaya yang dipakai di Saudi berwarna hitam dan putih.

simple gamis
- 2 helai baju tidur panjang untuk sehari-hari atau di rumah yang layak juga dipakai keluar misalnya untuk berbelanja ke minimarket dekat pondokan.

- beberapa helai kerudung instant atau bergo panjang yang bisa dipakai untuk shalat dan bergo untuk kegiatan sehari-hari di rumah. Pilih yang bisa dimix & match pemakaiannya spy penampilan bisa bervariasi tanpa harus membawa banyak pakaian.

- dalaman gamis, celana panjang/legging, dan baju dalam secukupnya

- jacket bertopi 

- kaos kaki yang cukup tebal ( jangan pilih yang berbahan 'stocking' krn selain menerawang juga akan cepat sobek kalau dipakai thawaf ). Yang ibujarinya terpisah juga boleh kalau kita memakai sandal jepit  untuk kegiatan di rumah sehari2. Tidak perlu kaos kaki wudhu juga sih kalau tidak biasa, karena kalau sudah berwudhu sempurna kita bisa pakai sprayer untuk berwudhu.

- kaos kaki thawaf yang tinggi, kalau pendek suka lepas terinjak-injak ketika thawaf

- mukena cukup 1 saja, kalau shalat ke masjidil haram cukup dengan memakai bergo panjang, gamis dan kaos kaki

- sajadah sujud, bisa beli di sana

Perlengkapan lainnya
- perlengkapan mandi  dan kosmetik : di sana mahal, jadi bawa 2 botol sabun cair ukuran yang sedang saja, shampoo, sabun muka, odol & sikat gigi, body lotion dan krim untuk bibir dan kaki supaya ngga kering ( kemarin sih pada pakai Glysolid atau Cream21 yang banyak dijual di sana ), handuk.
Kemarin saya juga bawa kosmetik khusus haji dari salah satu produsen kosmetik di Indonesia yang ngga wangi karena waktu di Mina dalam keadaan berihrom kita dilarang pakai wewangian, tapi ternyata kurang kepake. Pembalut dan panty liner secukupnya.

suasana kamar di pondokan di Mekkah, 5 orang dalam 1 kamar
- perlengkapan cuci mencuci : kalau tinggal di pondokan Mekkah itu tempat menjemur pakaian biasanya ada di lantai paling atas yang cuma berupa 'dak', jadi perlu membawa gantungan baju beberapa buah, jepitan jemuran, tali tambang untuk bikin tali jemuran ( bisa beli di sekitar pondokan juga ), deterjen boleh bawa kalau mau ( di sana banyak yang jual juga cuma mahal ), ember beli aja rame2 disana, dan setrikaan utk travel ( kalau bisa sih bawa pakaian yang ngga perlu disetrika )

- perlengkapan makan : disediakan gelas kertas dan sendok plastik untuk bikin minuman, tapi sampah jadi banyak..hiks..kalau butuh biasanya gelas dan pisau gampang beli disana. Saya ngga bawa perlengkapan masak karena mendapat catering 3x sehari. Bawa makanan kering ( abon, kering kentang, kering teri, rendang ) buat nambah2in lauk kalau lagi 'kepepet'. Oya..bawa kopi, teh atau minuman jahe kesukaan, mungkin disana ngga ada. Tapi kalau pop mie sih banyak dijual di toko sekitar pondokan. Kalau masih ada tempat di koper bawa sabun cuci piring juga boleh.

- masker yg nyaman & kacamata hitam eh ini bukan buat gaya lho ya, jadi bawa yang beneran 'sunglasses' soalnya di sana panasnya terik menyilaukan :)

bukan buat gayaaa.. ^^
- sprei kecil untuk ganti di pondokan Mekkah

- bantal tiup untuk di Mina dan Arofah  hehe..saya sempet diketawain sama temen waktu beli bantal tiup ini, ternyata dia menyesal waktu di tenda Mina ngga bisa tidur karena ngga bawa bantal tiup

- sandal & sepatu sandal ( tidak harus putih ! ) yang kuat, ringan dan nyaman

sepatu ini ringan dan kuat lho,
bisa diajak jalan mendaki ke gua Hiro di puncak jabbal Nur
- vitamin dan obat2an : vitamin untuk daya tahan tubuh, obat flu, obat batuk, obat pusing, dan minyak angin yang biasa digunakan di Indonesia ( dari depag dibagikan masker kain, oralit, dan obat gosok untuk pegal2 ).

- kantong plastik kresek, plastik klip dan kantong plastik ukuran 1 kg 

- alat komunikasi : HP dan BB, bisa diaktifkan dengan nomor Saudi Mobily, Zain atau STC. Mendingan ganti nomor Saudi sementara,  kalau engga jadi mahal banget. Saya ganti nomor sekaligus langganan internet sekitar 80 real atau sekitar 200.000 rupiah untuk sebulan.

- camera

- sedikit uang rupiah ketika berangkat, uang riyal secukupnya, dan kartu atm yang berlogo visa

- Al Quran, buku doa, buku petunjuk shalat, dan buku bacaan

- alat jahit

- ransel : nah ini dia yang keren. Ransel pembagian dari Ummul Quro. Warnanya orange khas warna Ummul Quro yang gonjreng biar gampang diciriin. Bisa dilipetlipet jadi ringkes, bisa jadi tas jinjing, bisa jadi ransel, muatannya banyaaakkk. Keren banget deh disainnya, kepake banget waktu disana buat ke masjidil harom, juga waktu camping di Mina dan Arofah
ransel lipat tampak belakang

12 comments:

  1. Wow infonya lengkap dan pastinya sangat bermanfaat nih buat wanita yang ingin berhaji. Makasih kak hajjah Lita :)

    Keren tuh fotonya hehehe

    ReplyDelete
  2. Iman hahaha....cakep ya ontanya...
    makasi ka Iman, mudah2an bisa bermanfaat ;)

    ReplyDelete
  3. waw blogger senior juga. Hehe blogwalking.

    ReplyDelete
  4. hehe...tks sudah mampir, Raden Mas Misno..

    ReplyDelete
  5. berangkat haji tahun 2012 kak Lita? tolong doakan saya agar lancar rejeki yah :)

    ReplyDelete
  6. Kak Lita mengingatkan saya sama persiapan ibunda saya waktu berhaji beberapa tahun yang lalu... :)

    ReplyDelete
  7. lah, telat nitipnya, mas..saya sdh mendarat lagi di tanah air...:D

    hehe...iya ya, mas Goiq...

    ReplyDelete
  8. ...

    Mba Lita ijin baca artikel dan numpang komen ya...
    good artikel, inspiratif dan memberikan banyak masukan.

    terima kasih.


    thanks .
    admin
    Home Appliances and Home Improvement

    ReplyDelete
  9. Mba lita, waktu itu ko ga dipake kosmetik bawaan dari produsen kosmetik kenapa ya?

    ReplyDelete
  10. zetametadata krn sebenernya cuma bbrp hari aja kita berihrom yg ngga boleh pake wangi2, dan ternyata kosmetik itu masih ada wanginya juga sedikit jadi mending ngga pakai sekalian :)

    ReplyDelete
  11. makasih yah infonya sangat bermanfaat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah...selamat berhaji, semoga lancar...:)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...