14 December 2006

Mencari pencerahan

Udah seminggu ini aku 'semedi' mencari pencerahan atas pertanyaan Rizki..
"Bu, Aa Gym itu salah ngga sih ? kenapa pengajiannya jadi sepi ? kenapa orang ngga mau lagi belajar agama islam di sana ?"

Duh, susah bener jawabnya...mau jawab "ngga salah, soalnya poligami kan dibolehkan dalam Islam" atau "salah, soalnya Aa menyakiti hati istri"
Salah kasih jawaban juga bahaya, nanti dia punya persepsi yang salah yang bisa kebawa sampe gede..

pusing kan...
mana polemik yang bersliweran dimana2 malah nambah kepala jadi mumet.
lah, para ulama nya sendiri juga pro kontra...

para istri muslimah juga kebanyakan mengambil sikap..
"menerima poligami dihalalkan, tapi tidak mau dipoligami"
loh, bukankah secara logika ini adalah suatu kontradiksi ?

Inilah yang menyebabkan pro kontra yang tidak ada habisnya mengenai poligami, karena selama ini kita sudah terbelenggu dengan paradigma "Poligami dihalalkan dalam Islam, asalkan mampu berlaku adil"

Ya udah, akhirnya daku balik lagi ke sumbernya yaitu QS An Nisa :3
Dengan dibantu tafsir Al Mishbah, dan diskusi dengan suami..
Hasilnya...subhanallah..saking takjubnya, waktu pertamakali bisa 'baca' kedalaman makna dalam ayat itu, aku sampai meneteskan air mata..
Maha benar Allah dengan segala firmanNya. Subhanallah.

Ternyata...
ayat ini isinya adalah justru bentuk perlindungan perempuan dari perbuatan aniaya dalam pernikahannya. Dan urutan perempuan-perempuan yang rentan thd penganiyaan dalam pernikahannya adalah :
1. perempuan yatim, dan
2. perempuan yang dipoligami

Cuma, aku belum berani sharing disini, takut di'pentung'..
Tapi kalo ada yang pengen tau gimana cara menghadapi suami yang berniat poligami, tanpa harus memilih diantara 2 pilihan yang ngga enak : cerai atau berusaha ikhlas..
yuk..'mojok' aja (contact me via email)

12 comments:

  1. horeee pertama nih.
    btw mbak, pengin mojokt api habis tgl 22 aja yah, insya allah.Doain ya mbak.

    ReplyDelete
  2. wah mba' gag bisa 'mojok' nih..

    buat saya..'katakan tidak untuk poligami' :D

    ReplyDelete
  3. hehehe... saya termasuk yang dibilang Mbak Lita "kontradiktif" itu.

    jujur aja, saya ga kuat. saya ga bisa ikhlas. dan saya ngerasa lebih bisa "mandiri" dibanding harus berbagi. egois mungkin :)

    ReplyDelete
  4. daku sih insyaAllah ngijinin mba kl suamiku ada keinginan menikah lagi, tapi harus dg nini yg udah pny cucu atau perempuan tua teraniaya.. singkatnya : KUDU NENEK2.. bukan gadis amoy putih nan cantik jelitah tea..:D

    PISSSS...!!!

    ReplyDelete
  5. mbak, yuk mojok yuk
    ketemuan beneran seru kali ya...

    QS An-Nisa itu memang dalam banget maknanya. Nuzul-Asbabnya kalo nggak salah karena banyaknya janda2 syuhada dan anak2 yatimnya akibat perang. Maka turunlah surat ini untuk 'mengangkat' mereka. Subhanallah.

    btw, siapa juga yang berani 'mentung' mbak Lita :)

    ReplyDelete
  6. Wah, ternyata abis semedi ada acara mojok niy mbak ;) Suami Nia mana berani mbak mo nikah lagi, lha wong sama hukum di sini tdk diperbolehkan beristri lebih dr 1 :)

    ReplyDelete
  7. Aku setuju Mbak. Mnrtku posisi poligami & cerai sama, SAMA2 HARUS DIPERSUIT & DIPERBERAT SYARATNYA. Setauku, meskipun di QS An-Nisaa [4:3] diperbolehkan berpoligami, tapi terusan ayatnya kan "..dan jika kamu takut tidak dapat berbuat adil, maka kawinilah 1 perempuan saja..". Terus, di ayat 129-nya, dibilang "..Dan sesungguhnya kamu tidak akan bisa berbuat adil meskipun kamu sangat ingin.." Setauku lagi, dulu Rasulullah kan berpoligami krn populasi lelaki yg berkurang drastis krn perang. Tp mohon diingat, Rasulullah tidak berpoligami hingga Siti Khadijah RA wafat. Halah, jadi ngelantur ya Mbak.. Maap ah.. Hihi..

    ReplyDelete
  8. Makasih, Mbak kunjunganya. Wah, mbak lita ternyata bisa main piano ya. Salud, Karena saya pernah kursus piano dan baru beberapa pertemuan sudah menyerah. Maaf, saya ngelink blog Mbak yang klasik dan eksotis ini. Jadi kalo mau lihat posting baru saya bisa langsung klik.

    ReplyDelete
  9. setuju ama mb ratih ...

    yuk yuk 'mojok' sambil kopdarwil yuk ;-)

    ReplyDelete
  10. Sebenernya pengen ikutan mojok.
    Tapi gak usah mojok ama mbak Lita aja aku udah ketagihan melototin layar.
    Kalo pake mojok, waks... ada yang gak mandi ntar :D

    BTW, aku nyimak tuturan mbak di WRM. Simply said, seperti yang suami jelaskan padaku. Tenang...hihi... :D

    ReplyDelete
  11. mba Lita... duh kangen banget deh..
    Terima kasih ucapan dan doanya...

    Daku training smp. tahun baru nih mba... jadi ngga bisa mojok sm mba Lita deh...

    jadi, selamat mojok deh...\\:-)

    ReplyDelete
  12. Hallo mbak Lita,
    Dari mojok terus mampir ke blog deh.
    Ayooo... dari poligami ke topik diskusi apa lagi nih ?

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...